Gaya hidup sehat semakin populer di kalangan masyarakat urban. Tidak sedikit orang yang berusaha menyelipkan aktivitas fisik ke dalam rutinitas harian mereka, mulai dari jogging, bersepeda, yoga, hingga fitness. Namun, satu pertanyaan klasik yang sering muncul adalah: kapan waktu terbaik untuk berolahraga? Apakah pagi hari benar-benar lebih baik, atau justru olahraga sore hari yang lebih menyehatkan?
Banyak pakar kesehatan dan olahraga menyebut bahwa sore hari bisa menjadi waktu emas untuk beraktivitas fisik. Bahkan, sejumlah penelitian menyatakan bahwa olahraga pada sore hari dapat memberikan manfaat unik yang tidak selalu ditemukan pada sesi olahraga pagi.
Baca Juga : Cara Bakar Lemak Tanpa Harus Workout Yang Berat
Tren Olahraga Sore Hari
Bagi pekerja kantoran maupun pelajar, sore hari sering kali menjadi pilihan utama untuk berolahraga. Setelah menyelesaikan aktivitas harian, banyak yang merasa lebih santai dan memiliki energi lebih untuk bergerak. Lapangan, taman kota, hingga pusat kebugaran biasanya mulai ramai pada pukul 16.00 hingga 19.00.
Selain itu, olahraga sore hari juga sering dianggap sebagai cara melepas stres setelah seharian penuh bekerja atau belajar. Aktivitas fisik dapat membantu mengurangi ketegangan otot, memperbaiki suasana hati, sekaligus meningkatkan kualitas tidur di malam hari.
Manfaat Olahraga di Sore Hari
1. Performa Tubuh Lebih Maksimal
Secara biologis, sore hari adalah saat suhu tubuh berada pada kondisi tertinggi. Otot-otot lebih hangat dan elastis, sehingga risiko cedera lebih rendah. Kondisi ini juga membuat kekuatan dan daya tahan tubuh meningkat, cocok untuk olahraga intensitas tinggi seperti lari cepat, angkat beban, atau HIIT.
2. Meningkatkan Fokus dan Koordinasi
Sore hari juga menjadi momen ketika refleks, kewaspadaan, dan koordinasi tubuh berada dalam kondisi terbaik. Hal ini membuat olahraga yang membutuhkan konsentrasi tinggi seperti basket, tenis, atau bulu tangkis lebih optimal dilakukan di sore hari.
3. Membantu Mengendalikan Berat Badan
Bagi yang memiliki tujuan menurunkan berat badan, olahraga sore hari bisa efektif. Sebuah penelitian dari Journal of Physiology (2023) menyebutkan bahwa aktivitas fisik di sore hari membantu meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak lebih efisien dibandingkan pagi hari.
4. Mengurangi Stres dan Kecemasan
Setelah seharian penuh berhadapan dengan pekerjaan, kemacetan, atau tugas sekolah, olahraga sore dapat menjadi pelepas stres yang ampuh. Tubuh akan memproduksi endorfin, hormon yang membuat perasaan lebih rileks dan bahagia.
5. Kualitas Tidur Lebih Baik
Berolahraga sore dapat membantu memperbaiki pola tidur malam. Namun, catatannya: jangan melakukan olahraga terlalu dekat dengan waktu tidur (misalnya setelah pukul 21.00), karena justru bisa membuat tubuh terlalu aktif sehingga sulit terlelap.
Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Meski memiliki banyak manfaat, olahraga sore hari juga tidak lepas dari risiko jika tidak dilakukan dengan benar.
-
Polusi Udara
Di kota besar, sore hari biasanya bertepatan dengan jam pulang kerja, di mana tingkat polusi udara tinggi. Jika ingin jogging di luar ruangan, sebaiknya pilih taman kota atau area dengan banyak pepohonan. -
Kelelahan Tubuh
Setelah beraktivitas seharian, tubuh bisa saja sudah lelah. Jika dipaksakan berolahraga intensitas tinggi, bisa menyebabkan cedera atau overtraining. -
Gangguan Jadwal Malam
Bagi sebagian orang, olahraga sore menjelang malam bisa mengganggu rutinitas lain seperti makan malam bersama keluarga atau istirahat lebih awal.
Pendapat Pakar
Menurut dr. Andika Putra, seorang spesialis kedokteran olahraga, tidak ada waktu olahraga yang benar-benar “terbaik” untuk semua orang. Yang terpenting adalah konsistensi.
“Tubuh setiap orang berbeda. Ada yang lebih berenergi di pagi hari, ada yang justru lebih bertenaga sore. Namun, memang benar, olahraga sore cenderung membuat otot lebih siap dan performa lebih maksimal,” ungkapnya.
Pakar kebugaran lain, Ratna Dewi, menambahkan bahwa sore hari cocok bagi mereka yang mengejar peningkatan performa. “Untuk latihan kekuatan, sore hari ideal karena hormon testosteron lebih stabil. Ini berpengaruh pada perkembangan otot,” jelasnya.
Jenis Olahraga yang Cocok Dilakukan Sore Hari
-
Jogging atau Lari Ringan – Pilihan populer untuk menjaga kebugaran jantung.
-
Bersepeda – Cocok dilakukan di jalur khusus sepeda atau taman kota.
-
Yoga dan Pilates – Membantu merilekskan tubuh setelah beraktivitas seharian.
-
Olahraga Tim – Futsal, basket, voli, atau bulu tangkis sering dilakukan sore hari karena lebih banyak pemain yang tersedia.
-
Latihan Gym – Sesi angkat beban dan kardio intensif lebih optimal dilakukan sore karena performa tubuh meningkat.
Perbandingan dengan Olahraga Pagi
Untuk memberikan perspektif seimbang, berikut perbedaan umum manfaat olahraga pagi dan sore:
-
Olahraga Pagi:
-
Membantu membangun mood positif di awal hari.
-
Membakar kalori lebih cepat karena dilakukan dalam kondisi perut kosong (jika sebelum sarapan).
-
Cocok bagi mereka yang ingin disiplin dengan jadwal harian.
-
-
Olahraga Sore:
-
Performa tubuh lebih maksimal.
-
Risiko cedera lebih rendah karena otot sudah hangat.
-
Membantu melepas stres setelah aktivitas harian.
-
Keduanya sama-sama menyehatkan, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan rutinitas individu.
Kesimpulan
Jadi, apakah olahraga sore hari membuat tubuh sehat? Jawabannya: ya. Berolahraga sore terbukti memiliki banyak manfaat, mulai dari meningkatkan performa tubuh, mengurangi stres, hingga memperbaiki kualitas tidur. Namun, penting untuk tetap memperhatikan faktor pendukung, seperti polusi udara, kelelahan, dan jadwal istirahat.
Pada akhirnya, yang paling penting bukanlah kapan waktu olahraga dilakukan, melainkan konsistensi dan gaya hidup seimbang. Baik pagi maupun sore, tubuh akan tetap mendapatkan manfaat selama aktivitas fisik dilakukan secara rutin dan dengan cara yang benar.
