Longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah, terjadi pada pertengahan November 2025 setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Longsor ini menimbun puluhan rumah dan menutup akses jalan utama, memaksa warga dievakuasi ke tempat aman.

Hingga 20 November 2025, 3 orang telah ditemukan meninggal, sementara 25 orang masih dinyatakan hilang. Tim SAR gabungan, bersama TNI, Polri, dan relawan, terus melakukan pencarian korban yang tertimbun material longsor. Evakuasi menjadi tantangan karena kondisi tanah yang labil dan potensi longsor susulan masih tinggi.

Sekitar 934 warga (335 KK) mengungsi ke beberapa posko darurat, termasuk kantor kecamatan dan gedung olahraga desa. Pengungsi mendapatkan bantuan berupa makanan siap saji, alas tidur, pakaian, perlengkapan mandi, dan dukungan kesehatan.

Dampak kerusakan infrastruktur cukup parah. Sedikitnya 182 rumah terdampak, dengan 54 rumah rusak berat dan 128 rumah rusak ringan. Jalan sepanjang ±800 meter tertutup material longsor, saluran irigasi sepanjang 670 meter rusak, dan sistem listrik terganggu.

Longsor dipicu hujan lebat berkepanjangan yang membuat tebing di Dusun Situkung runtuh. Kondisi tanah yang labil menjadi hambatan utama dalam pencarian korban, sehingga warga diimbau untuk menjauhi lokasi terdampak.

Posko pengungsian dan dapur umum telah dibentuk untuk melayani pengungsi. Bantuan logistik dan psikososial diberikan agar masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan dasar dan dukungan mental. Tim SAR memanfaatkan alat berat dan anjing pelacak untuk mempercepat proses evakuasi.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan. Upaya mitigasi bencana, edukasi warga, dan koordinasi instansi terkait terus dilakukan untuk mengurangi risiko korban dan mempercepat pemulihan.

Longsor Banjarnegara menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana alam di wilayah rawan longsor. Peningkatan sistem peringatan dini dan tindakan mitigasi bencana sangat penting agar risiko kerugian jiwa dan harta benda dapat diminimalkan.

By ansdu2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *